Tabung gas bertekanan yang beredar sedikitnya ada 4 macam kegunaan, yaitu digunakan untuk pengelasan, kebutuhan  oksigen di rumah sakit, bahan bakar pada rumah tangga dan di Industri (CNG). Sangat penting aman dari tabung gas bertekanan agar terhindar dari kecelakaan.

 

Terlebih dahulu pastikan sudah membaca MSDS-nya sebelum menggunakannya. Pada MSDS dijelaskan potensi bahaya, batas paparan, cara menyimpan, cara penanganan apabila terjadi kebocoran, pertolongan pertama, dan lainnya.

Pastikan juga ada label yang jelas dari instansi yang berwenang (asosiasi industri gas, perindustrian, perhubungan ataupun tenaga kerja). Jika tidak ada label sebaiknya jangan diterima.

Warna pada label menunjukkan sifat bahayanya

  1. Merah  :  Mudah terbakar (Flammable)
  2. Hijau  :   Tidak mudah terbakar (non Flammable)
  3. Kuning  :   Oksidator
  4. Putih   :   Beracun

Gas Mudah Terbakar
Gas mudah terbakar antara lain propane, buthane, ethylene oksida, hydrogen, acetilen, danl ainnya. Gas jenis ini akan menyala bila bertemu dengan sumber api (rokok, alat pengelasan, percikan penggerindaan). Berat jenis gas mudah terbakar lebih ringan dari udara. Gas tersebut bisa terakumulasi di bagian atas sehingga sangat berbahaya pada pekerjaan confined spaces.

Gas asetilen harus mempunyai safety valve yang akan membantu untuk melepaskan gas saat tekanan tabung tersebut naik ketika terbakar. Persenyawaan oksigen dan asetilen dapat menyebabkan ledakan pada ruang tertutup.

Gas Tidak Mudah Terbakar
Gas yang tidak mudah terbakar antara lain nitrogen dan helium.
Membuang gas merupakan aktifitas berbahaya, harus dilakukan pada ruang terbuka dan jauh dari manusia serta bahan-bahan yang mudah terbakar

Oksidator
Gas yang tergolong sebagai oksidator adalah oksigen. Bahan yang tidak mudah terbakar diudara bisa terbakar dengan banyaknya atau bertambahnya kadar oksigen di udara.
Oksigen yang ditambahkan pada bahan berminyak bisa menyebabkan timbulnya api. hindarkan bahan yang mengandung oli seperti sarung tangan yang kotor oleh oli.
Jangan pernah memindahkan regulator oksigen pada tabung gas yang mudah terbakar sebelum dibersihkan oleh personil yang berkompeten.

Gas Beracun
Gas beracun antara lain adalah amonia, sulfur dioksida, chlorin, dll. Jika gas-gas tersebut terhirup oleh manusia maka gas beracun tersebut akan masuk ke seluruh tubuh tegantung pada kadar racun yang masuk..

PENANGANAN TABUNG BERTEKANAN

Jangan pernah menempatkan tabung pada udara panas atau di area terbuka yang terkena sinar matahari secara langsung atau sumber panas lainnya yang dapat meningkatkan tekanan dalam tabung.

Karena tabung terbuat dari logam, jangan pernah menyimpan dekat sumber listrik atau panel listrik.

Tabung disimpan dengan aman agar tidak terjatuh atau terbentur dinding. Tabung mudah terbakar harus disimpan sejauh 6 meter dari oksidator.

Siapkan troli khusus yang digunakan saat mengangkat tabung. Jika tabung terlalu berat diangkat mintalah bantuan rekan untuk mengangkatnya, jangan menyeret atau menariknya di atas tanah atau lantai.

Regulator merupakan vitur keselamatan yang sangat penting yang dirancang untuk menutup gas. Alat tersebut harus kencang, bersih dan juga tidak retak.

Jangan pernah memaksa membuka sambungan. Saat tabung digunakan buka regulatornya dan jauhkan dari pekerja di sekitar saat membukanya.

Saat memindahkan tabung regulator harus dilepas.

Memegang regulator saat mengangkat atau memindahkan tabung sangat berbahaya karena apabila regulator atau main valve patah tabung dapat melesat ke udara dengan tekanan tinggi, itulah sebabnya penutup tabung harus selalu terpasang ketika tidak digunakan.