Repair dapat dilaksanakan setelah dipastikan bahwa Repair Procedure, Welding Procedure, Welder dan Material memenuhi seluruh persyaratan.

Tulisan ini merupakan kelanjutan dari tulisan tentang Inspection Manual Storage Tank Minyak & Gas Bumi Pertamina part 1 – 6.

Manual inspektion mencakup procedure pekerjaan inspeksi dalam rangka pemeliharaan atmospheric tank dan low pressure tank pada saat tanki dalam keadaan beroperasi (tank in service), pada saat tanki dalam keadaan tidak digunakan/dibersihkan (tank out of service) dan juga pada New Construction.

REPAIR PROCEDURE

Biasanya Maintenance dan Repair bukan problem Inspeksi, tetapi sebelum pelaksanaan repair perlu disiapkan Repair Procedure.

Mengingat bahwa pekerjaan repair tanki hampir selalu disertai dengan pekerjaan pengelasan, dimana mutu/kwalitas pengelasan perlu diperiksa oleh Welding Inspector, biasanya Welding Repair Procedure disiapkan oleh bagian Inspection.

Repair dapat dilaksanakan setelah dipastikan bahwa Repair Procedure, Welding Procedure, Welder dan Material memenuhi seluruh persyaratan.

Biasanya Repair Procedure di buat sesuai dengan apa yang telah dilakukan pada saat tanki dibangun, demikian juga pekerjaan inspeksinya harus sesuai dengan standard code yang di gunakan.

Perbaikan yang umum/serius terjadi pada;

Defect Pada Welding Joint

Untuk crack perlu dihilangkan/eliminir seluruh crack dengan membuat grove, kemudian di las isi sesuai Welding repair procedure.

Jika minor defect atau erosi, cukup dengan membuat grove kemudian dilas isi sesuai Welding Repair Procedure.

Pitting

Perbaikannya dengan las isi, terkadang sebelumnya perlu dibuat grove pada pitting area agar di dapat weld preparation yang baik untuk kemudian di las isi.

Leaks Pada Bottom Plate

Bila terjadi kebocoran pada bottom plate, perlu penelitian lebih lanjut sejauh mana kerusakan plate tersebut sehingga perbaikannya dapat dilakukan dengan tuntas :

  1. Periksa kebocoran apakah akibat corrosion dari dalam tanki atau dari luar/bawah tanki.
  2. Bila korosi dari dalam tanki segera bisa ditentukan perbaikannya apakah dengan las isi atau penambalan/overlap dengan plate yang sama tebal dengan tebal asli.
  3. Bila terjadi korosi dari bawah tanki maka perlu di periksa lebih teliti dengan hammer test untuk mengetahui berapa besarnya kerusakan yang terjadi. Bila masih diragukan bottom plate tersebut di minta untuk di potong dengan ukuran sesuai kebutuhan untuk kemudian dievaluasi, apakah cukup ditambal dengan plat seperti point b) atau perlu penggantian.

Leak Shell Dan Roof Plate

Kebocoran pada shell dan roof plate umumnya karena korosi dari pengalaman untuk Heavy oil biasanya korosi terjadi di daerah bottom dan shell course bagian bawah, sedangkan untuk light oil yang sering terserang korosi adalah roof plate dan shell course teratas.

Procedure perbaikan biasanya dengan menambal atau penggantian plate.

Leak Pada Kelingan

Perbaikan bocoran pada kelingan dapat dilakukan dengan Calking atau Sealed weld pada sambungan dan keliling kepala kelingan.